PT INKA Sulap Gerbong Kereta Untuk Isolasi Pasien Covid-19

Manurut data Kemenkes, hingga Selasa (26/1/2021), jumlah akumulasi kasus Covid-19 di Indonesia mencapai 1.012.350 orang.

820.356 orang di antaranya sembuh. Sedangkan 28.468 orang meninggal dunia.

Bahkan di sejumlah daerah, kapasitas ruang isolasi rumah sakit dalam kondisi mengkhawatirkan.

Pemerintah daerah dan rumah sakit pun mencari cara agar para pasien Covid-19 bisa mendapatkan ruang isolasi yang layak.

Seperti di Madiun, penambahan ruang isolasi dilakukan dengan meminjam gerbong kereta api hingga menggunakan bangsal orang sakit jiwa.

Pemerintah Kota Madiun meminjam gerbong kereta api isolasi milik PT Industri Kereta Api (INKA) menyusul penuhnya ruang rawat pasien Covid-19 di sejumlah rumah sakit.

Gerbong itu akan digunakan untuk merawat pasien Covid-19 di Kota Madiun dan sekitarnya.

“Saya berterima kasih sekali kepada PT INKA yang menyiapkan gerbong-gerbong kereta untuk ruang isolasi. Insya Allah akan kami pinjam untuk Kota Madiun dan sekitarnya,’’ kata Wali Kota Madiun Maidi dalam keterangan tertulisnya, Rabu (20/1/2021) malam.

PT INKA memiliki EMT yang terdiri tiga trainset dengan total 24 gerbong. Rinciannya 18 gerbong untuk pasien dan enam gerbong untuk tenaga medis dan kesehatan.

Kereta medis darurat tersebut dapat menampung 252 pasien dan 72 medis. Tak hanya itu, kereta juga dilengkapi fasilitas kesehatan mulai lemari penyimpanan obat, lemari pendingin, alat bantu pernafasan lengkap dengan oksigennya dan alat medis lainnya.

“Alatnya sudah lengkap dan terus kita koordinasikan untuk tenaga medisnya. Semoga dalam minggu-minggu ini sudah bisa digunakan,” kata Maidi.

Meski sudah bersiap meminjam kereta medis darurat itu, Maidi berharap gerbong itu tak pernah terpakai.

Ia berharap tak ada lagi penambahan kasus konfirmasi positif Covid-19 di Kota Madiun. Jika terpaksa digunakan, ia berharap tak semua rangkaian dimanfaatkan.