Penyerahan Dukungan Alat Kesehatan Oxygen Concentrator Dari East Ventures kepada Yayasan BUMN Untuk Indonesia

East Ventures, perusahaan venture capital yang terbuka pada seluruh sektor (sector-agnostic) dan telah mendukung lebih dari 250 perusahaan di Asia Tenggara, melanjutkan dukungannya untuk mengatasi pandemi COVID-19 di Indonesia dengan mendonasikan 53 unit oxygen concentrator (OC) kepada Yayasan BUMN untuk Indonesia (Yayasan BUMN).

Kegiatan penyerahan ini dilaksanakan pada Rabu, 14 September 2022 di Gedung Kementerian BUMN, Jakarta. Melisa Irene, Partner East Ventures, dan David Fernando Audy, Operating Partner East Ventures, mewakili East Ventures untuk menyerahkan OC secara simbolis kepada Susyanto, Sekretaris Kementerian BUMN; Harjawan Balaningrath, Ketua Yayasan BUMN; dan Syafuan, Direktur Eksekutif Yayasan BUMN.

“Kami berharap bantuan yang kami salurkan dapat menghadirkan dampak baik kepada masyarakat Indonesia. Seluruh oxygen concentrator ini merupakan donasi kolektif dari ekosistem East Ventures, antara lain: Mekari, Advotics, Arsitag, Bahasa.ai, Cicil, Content Collision, Desty, Hacktiv8, Justika, Medico, Recharge, SIRCLO, Xurya, Otten, Stickearn, Xeratic, Bonza, CoHive, Komunal, dan Transfez. Kami sangat berterima kasih kepada Kementerian dan Yayasan BUMN, yang telah bekerja keras dalam mempersiapkan Indonesia untuk menghadapi berbagai tantangan kesehatan. Kami percaya semangat ini masih terus berlanjut,” kata Melisa Irene, Partner East Ventures.

Donasi ini merupakan gerakan lanjutan dari inisiatif yang dihadirkan oleh East Ventures bersama dengan berbagai pihak, yang bernama Indonesia PASTI BISA (IDPB). Gerakan IDPB merupakan inisiatif yang dihadirkan untuk mendukung Indonesia dalam menghadapi COVID-19. Melalui inisiatif ini, East Ventures telah berhasil menyalurkan 100.020 test kit, 10.000 Alat Pelindung Diri (APD), dan 1.450 oksigen konsentrator.

“Kami menyambut baik atas bantuan yang diberikan oleh East Ventures. Kami percaya dalam menghadapi krisis diperlukan usaha serta dukungan yang dihadirkan dari berbagai pihak. Terlepas kasus COVID-19 yang sudah mulai melandai, kami yakin Yayasan BUMN dapat menyalurkan alat ini kepada fasilitas kesehatan yang membutuhkan,” kata Susyanto, Sekretaris Kementerian BUMN.