Mulai Hari Ini, Alat Tes Virus Corona dari China Masuk ke Indonesia

Kantor pusat PT Rajawali Nusantara Indonesia (PT RNI)

JAKARTA-Kementerian BUMN menyebut alat untuk menguji virus corona atau rapid test dari China mulai masuk ke Indonesia, hari ini Kamis 13 Maret 2020.

Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga mengungkapkan salah satu BUMN yaitu  PT Rajawali Nusantara Indonesia (RNI), telah memesan 500.000 alat.

“Bertahap, hampir setiap hari kami akan memasukkan alat rapid test, tapi jumlah detail kami belum tahu,” kata Arya Sinulinggmelalui video conference, Kamis 19 Maret 2010.

Selanjutnya, distribusi alat tersebut akan dikirimkan ke seluruh RS rujukan pemerintah di Indonesia. Proses distribusi tersebut menjadi kewenangan RNI.

Alat tersebut dapat mendeteksi gejala awal virus corona. Waktu yang dibutuhkan pun cukup singkat, yakni 15 menit hingga 3 jam. Jika hasil rapid test mengindikasikan pasien positif tertular virus corona, maka pasien dapat melanjutkan kepada tes laboratorium.

Namun demikian, Arya belum dapat memastikan kapan seluruh pesanan alat tersebut akan sampai di Indonesia. “Saya belum tanya detail karena ini tahap pertama. Jadi, masuknya baru sedikit,” ucapnya.

Sebelumnya, ia berujar jika alat tersebut terbukti efektif membantu pasien, maka pemerintah membuka peluang untuk kembali mendatangkan dari China. Saat ini, Indonesia belum dapat memproduksi alat tersebut karena waktu yang cenderung terbatas sementara virus corona telah menyebar.

“Mereka sanggup (memasok lagi), karena mereka bisa produksi 150 ribu pieces (potong) per hari,” ujarnya.

Hingga Kamis 19 Maret 2020, pasien positif terinfeksi virus corona di Indonesia brjumlah 309 orang. Sebanyak 25 di antaranya meninggal dunia dan 15 berhasil sembuh. Dikutip dari CNN Indonesia