Indonesia Masuk dalam 40 Negara Pertama Vaksinasi Covid-19

Belakangan ini, Pemerintah Republik Indonesia telah melaksanakan vaksinasi Covid-19 tahap pertama, dijadwalkan penyuntikan vaksin corona dilakukan hingga 15 bulan ke depan.

Sementara itu, Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin menyebut bahwa, hingga saat ini terdapat 3 juta vaksin Covid-19 dengan 15 juta bahan baku vaksin dari perusahaan vaksin asal China, Sinovac.

Menkes Budi Gunadi Sadikin juga menerangkan bahwa, Indonesia termasuk dari 40 negara pertama yang dapat melakukan vaksinasi Covid-19.

Hal tersebut disampaikan oleh Menkes Budi Gunadi Sadikin dalam webinar dengan tema Vaksin Covid-19 untuk Indonesia Bangkit.

“Jadi sekarang kita sudah punya 3 juta yang yang sudah dikirim ke seluruh Indonesia untuk disuntikkan, kita akan siap lagi 12 juta di minggu ketiga Februari,” kata Menkes Budi Gunadi Sadikin, Sabtu 30 Januari 2021.

Di samping itu, Menkes Budi Gunadi Sadikin juga membeberkan, sebanyak 15 juta dosis vaksin Covid-19 telah direncanakan akan kembali disiapkan pada Maret 2021 mendatang.

Sementara itu, terkait dengan ketersediaan vaksin Covid-19, sejauh ini Indonesia telah berhasil mengamankan pasokan dari 4 jenis vaksin, yakni Sinovac untuk 125 juta dosis, Pfizer untuk 50 juta dosis, AstraZeneca serta Novavax yang masing-masing juga diamankan 50 juta dosis.

Indonesia juga dikatakan Menkes Budi Gunadi Sadikin tengah berkoordinasi dengan aliansi guna vaksinasi global GAVI yang berjanji untuk memberi sekira 3 hingga 20 persen vaksin Covid-19 dari populasi atau sekira 18 juta hingga 108 juta dosis vaksin.

“Indonesia beruntung kita termasuk dari 40 negara pertama yang bisa melakukan vaksinasi ini,” katanya, seperti dikutip dari Antara.

Lebih lanjut, Budi Gunadi Sadikin menambahkan bahwa, ketersediaan vaksin Covid-19 secara global sangat terbatas dan banyak negara berlomba-lomba mengamankan pasokan vaksin corona.