Bantuan Sumur Bor Yayasan BUMN Permudah Akses Air Bersih Warga Wura Homba

Mulai saat ini kesulitan akses air bersih bagi warga Desa Wura Homba, Kecamatan Kodi, Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur telah menemukan titik cerah.

Bantuan sumur bor Yayasan BUMN yang dikerjakan sejak Agustus 2020 lalu sudah menemukan titik sumber air.

Sempat terkendala saat penggalian akhir karena sumber air tidak kunjung ditemukan. Akhirnya pada Kamis 21 Januari 2021 sumber air berhasil ditemukan tidak jauh dari lokasi penggalian sebelumnya.

Pendeta Gereja Kristen Sumba Binya Kaka, Yonis Marthen, mengatakan bahwa sudah 10 tahun tinggal di sekitar desa Wura Homba baru ada sumber air disini.

“Biasanya warga perlu menempuh 2,5 km untuk mendapatkan air bersih. Itu pun airnya payau (asin). Selamat kurun waktu itu warga terbiasa menggunakan akses air bersih tersebut.” paparnya.

Melalui sambungan telepon Yonis menuturkan bahwa sumur galian berkedalaman 75 meter dengan volume air sebesar 14 cm sudah diuji coba dengan menyalakan air tersebut selama empat jam secara terus menerus. Dan hasilnya air menyala dengan deras, volumenya tetap.

Ia bercerita bahwa adanya bantuan akses air bersih ini sangat disambut baik oleh warga setempat terutama pada kebutuhan anak-anak.

Dikarenakan sebelumnya akses air yang cukup memakan waktu, anak-anak sempat tidak mandi saat pergi ke sekolah.

Maka dari itu adanya akses air bersih ini sangat bermanfaat bagi wara Wura Homba dan sekitarnya.

Ia menambahkan bahwa anak-anak sangat senang dengan adanya sumber air ini yang mudah diakses dan gratis bagi warga setempat.

Pembangunan sumur bor ini merupakan rangkaian bantuan keagamaan yakni pembangunan Gereja Kristen Sumba (GKS) Binya Kaka yang diresmikan oleh Yayasan BUMN pada 22 Desember 2020.

Semoga kedepan Yayasan BUMN dapat terus berkontribusi membangun negeri salah satunya dengan menyalurkan bantuan untuk wilayah-wilayah terpencil dan terisolir di Indonesia.