‌Yayasan BUMN Salurkan Bantuan Non Medis Untuk Operasional RS Darurat Wisma Atlet

Sudah lebih dari 50 juta orang di seluruh dunia terinfeksi virus corona dalam kurun waktu hampir setahun terhitung dari awal wabah ini muncul. Jumlah tersebut akan terus bertambah selama vaksin belum benar-benar bisa digunakan secara aman dan efektif untuk tubuh manusia.

Menurut data Kemenkes tercatat pada 18 November 2020 kasus Covid-19 di Indonesia telah mencapai 478.720 kasus terkonfirmasi,
dengan total kesembuhan 402.347 dan angka kematian menyentuh 15.503. Kasus aktif terhitung 60.870 masih dalam perawatan.

Pemerintah Indonesia terus berupaya menanggulangi wabah Covid 19 ini dengan berbagai upaya. Salah satunya penggunaan Rumah Sakit Darurat Wisma Atlit yang berfungsi untuk menampung pasien covid 19 yang ada di Indonesia.

Dalam penanganan ini Yayasan BUMN Untuk Indonesia turut berperan aktif dalam memberikan bantuan baik kepada tenaga medis maupun non medis. Seperti pada pemberian bantuan terhadap RS Wisma Atlet yakni menaungi para relawan, cleaning servis, laundry hingga katering di beberapa tower RS Wisma Atlet. Karena yang berjuang menangani wabah ini bukan hanya tenaga kesahatan, tetapi juga para tenaga non medis yang turut membantu ekosistem penanganan di rumah sakit khusus covid itu sendiri.

Mereka yang tidak kenal lelah berjuang hingga detik ini menangani pasien Covid-19 yaitu para dokter dan perawat, mereka adalah pahlawan tenaga kesehatan Indonesia. Dan mereka para tenag non medis yang membantu para nakes adalah bagian penting yang tidak bisa dipisahkan dari penanganan Covid-19 di Rumah sakit.

Maka dari itu kita sebagai masyarakat harus turut menjadi bagian penyelamat bangsa ini dalam memutus rantai penularan Covid-19 dengan mematuhi protokol kesehatan secara konsisten dimanapun kita berada.